Apa yang Dimaksud Pidato Persuasif dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Apa yang dimaksud dengan pidato persuasif? Pidato persuasif adalah pidato yang bertujuan untuk mempengaruhi sikap, keyakinan, atau perilaku pendengar. Pidato persuasif berbeda dengan pidato informatif yang hanya bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan kepada pendengar. Selain itu, pidato persuasif juga berbeda dengan pidato hiburan yang hanya bertujuan untuk menghibur atau menyenangkan pendengar.

Pidato persuasif memiliki beberapa ciri khas, seperti menggunakan bahasa yang emosional, logis, dan etis; menggunakan bukti-bukti yang kuat dan relevan; menggunakan teknik-teknik retorika yang menarik dan meyakinkan; dan menggunakan panggilan-panggilan tindakan yang jelas dan konkret.

Tujuan Pidato Persuasif

Mengapa pidato persuasif penting? Pidato persuasif penting karena bisa digunakan untuk berbagai tujuan, seperti:

  • Menyampaikan ide. Pidato persuasif bisa digunakan untuk menyampaikan ide-ide yang inovatif, kreatif, atau bermanfaat kepada pendengar. Misalnya, pidato Steve Jobs tentang “Stay Hungry, Stay Foolish” di Stanford University pada tahun 2005 yang menginspirasi banyak orang untuk mengejar mimpi dan passion mereka.
  • Mengajak tindakan. Pidato persuasif bisa digunakan untuk mengajak pendengar untuk melakukan tindakan-tindakan yang positif, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Misalnya, pidato Martin Luther King Jr. tentang “I Have a Dream” di Washington D.C. pada tahun 1963 yang mengajak pendengar untuk berjuang demi hak-hak sipil dan kesetaraan rasial.
  • Menyelesaikan masalah. Pidato persuasif bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh pendengar atau masyarakat. Misalnya, pidato Greta Thunberg tentang “How Dare You” di United Nations Climate Action Summit pada tahun 2019 yang menyelesaikan masalah perubahan iklim dan mendesak para pemimpin dunia untuk bertindak segera.

Baca Juga : Jelaskan Makna Demokrasi dalam Pemahamanmu: Apa Saja Tantangan dan Peluang Demokrasi di Era Digital?

 

Cara Melakukan Pidato Persuasif

Bagaimana cara melakukannya? Pidato persuasif bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa langkah, seperti:

  1. Menentukan tujuan. Langkah pertama adalah menentukan tujuan dari pidato persuasif. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu. Tujuan ini juga harus sesuai dengan kepentingan dan nilai-nilai pembicara.
  2. Mengetahui audiens. Langkah kedua adalah mengetahui audiens atau pendengar dari pidato persuasif. Audiens ini harus dianalisis secara demografis (seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dll), psikografis (seperti minat, sikap, keyakinan, nilai-nilai, dll), dan situasional (seperti jumlah, lokasi, waktu, suasana, dll). Audiens ini juga harus dipahami secara empati dan hormat.
  3. Merancang argumen. Langkah ketiga adalah merancang argumen atau alasan-alasan yang mendukung tujuan dari pidato persuasif. Argumen ini harus berdasarkan fakta, data, statistik, saksi ahli, contoh, analogi, atau cerita. Argumen ini juga harus memperhatikan keberatan, pertanyaan, atau keraguan yang mungkin muncul dari audiens.
  4. Menyusun naskah. Langkah keempat adalah menyusun naskah atau teks dari pidato persuasif. Naskah ini harus memiliki struktur yang jelas dan logis, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup. Naskah ini juga harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan tujuan, audiens, dan situasi. Naskah ini juga harus menggunakan teknik-teknik retorika yang efektif, seperti ethos (kredibilitas pembicara), pathos (emosi pendengar), logos (logika argumen), repetisi (pengulangan kata atau frasa), parallelisme (kesamaan struktur kalimat), metafora (perbandingan makna), atau hipotesis (pertanyaan retoris).
  5. Menyampaikan pidato. Langkah kelima adalah menyampaikan pidato persuasif secara lisan kepada audiens. Pidato ini harus disampaikan dengan cara yang menarik dan meyakinkan, yaitu menggunakan suara yang jelas, keras, dan bervariasi; menggunakan gerak tubuh yang ekspresif dan sesuai; menggunakan kontak mata yang intens dan ramah; menggunakan media atau alat bantu yang relevan dan menarik; dan menggunakan humor, sarkasme, atau ironi jika perlu.

Itulah penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan pidato persuasif, mengapa penting, dan bagaimana cara melakukannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin belajar atau berlatih pidato persuasif. Selamat mencoba!

NEXT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *