Cara Membaca dan Memahami Simbol-Simbol Arsitektur

Arsitektur simbol

Apakah Anda pernah melihat denah arsitektur? Denah arsitektur adalah gambar yang menunjukkan susunan ruang, dinding, pintu, jendela, tangga, dan elemen-elemen lainnya dari sebuah bangunan. Denah arsitektur sangat penting untuk merencanakan, mendesain, dan membangun sebuah bangunan secara efisien dan efektif. Namun, denah arsitektur tidak mudah dibaca dan dipahami oleh orang awam, karena terdapat banyak simbol-simbol yang memiliki makna tertentu. Simbol-simbol ini digunakan untuk menyederhanakan dan menghemat ruang pada denah arsitektur, serta untuk mengkomunikasikan informasi-informasi penting tentang bangunan tersebut.

Lalu, bagaimana cara membaca dan memahami simbol-simbol pada denah arsitektur? Apa saja jenis-jenis keterangan yang ada pada denah arsitektur? Bagaimana cara menginterpretasikan simbol-simbol tersebut? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan memberikan panduan lengkap untuk pemula. Artikel ini juga akan memberikan contoh-contoh denah arsitektur dengan keterangan yang sering digunakan, serta tips-tips untuk mempelajari keterangan pada denah arsitektur dengan mudah dan cepat. Simak terus artikel ini sampai selesai, dan Anda akan menjadi lebih mahir dalam membaca dan memahami simbol  pada denah arsitektur.

Apa itu Simbol pada Denah Arsitektur?

Simbol pada denah arsitektur adalah tanda-tanda grafis yang digunakan untuk merepresentasikan elemen-elemen bangunan pada denah arsitektur. Simbol-simbol ini biasanya berupa garis, bentuk, huruf, angka, atau kombinasi dari semuanya. Simbol-simbol ini memiliki fungsi untuk:

  • Menunjukkan ukuran, bentuk, posisi, dan orientasi dari elemen-elemen bangunan, seperti ruang, dinding, pintu, jendela, tangga, dll.
  • Menunjukkan jenis, bahan, warna, tekstur, dan kualitas dari elemen-elemen bangunan, seperti lantai, atap, dinding, dll.
  • Menunjukkan fungsi, nama, nomor, kode, atau keterangan dari elemen-elemen bangunan, seperti ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dll.
  • Menunjukkan arah, aliran, hubungan, atau interaksi dari elemen-elemen bangunan, seperti arah mata angin, arah pandang, arah masuk, arah keluar, dll.
  • Menunjukkan informasi-informasi tambahan yang berkaitan dengan denah arsitektur, seperti skala, legenda, judul, tanggal, nama arsitek, dll.

pada simbol  denah arsitektur haruslah jelas, konsisten, standar, dan mudah dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam proses perencanaan, perancangan, dan pembangunan bangunan. Oleh karena itu, simbolpada denah arsitektur harus mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh lembaga-lembaga yang berwenang, seperti International Organization for Standardization (ISO), American National Standards Institute (ANSI), National Institute of Building Sciences (NIBS), dll. Simbol-simbol pada denah arsitektur juga harus disesuaikan dengan konteks, tujuan, dan target audiens dari denah arsitektur tersebut.

Baca Juga: Analisis dalam Arsitektur: Langkah-Langkah, Jenis-Jenis

Jenis-Jenis Simbol pada Denah Arsitektur

Simbol-simbol pada denah arsitektur dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, berdasarkan elemen-elemen bangunan yang direpresentasikan. Berikut adalah beberapa jenis simbol yang umum digunakan pada denah arsitektur, beserta contoh-contohnya:

  • Simbol Ruang

Simbol ruang adalah simbol yang digunakan untuk menunjukkan susunan, ukuran, bentuk, dan nama dari ruang-ruang yang ada pada bangunan.Biasanya berupa garis-garis yang menggambarkan batas-batas dinding dari ruang tersebut, serta huruf-huruf atau angka-angka yang menunjukkan nama atau nomor dari ruang tersebut.

 

  • Simbol Dinding

Simbol dinding adalah simbol yang digunakan untuk menunjukkan jenis, bahan, ketebalan, dan kualitas dari dinding-dinding yang ada pada bangunan. Diasanya berupa garis-garis yang menggambarkan profil dari dinding tersebut, serta warna-warna atau tekstur-tekstur yang menunjukkan bahan atau kualitas dari dinding tersebut.

 

  • Simbol Pintu

Simbol pintu adalah simbol yang digunakan untuk menunjukkan jenis, ukuran, posisi, dan arah bukaan dari pintu-pintu yang ada pada bangunan. Simbol pintu biasanya berupa garis-garis yang menggambarkan bentuk dan ukuran dari pintu tersebut, serta panah-panah atau lengkungan-lengkungan yang menunjukkan arah bukaan dari pintu tersebut.

NEXT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *