Sebutkan dan Jelaskan Tujuh Macam Prinsip-Prinsip Umum Hukum Islam

Hukum islam
Hukum Islam adalah sistem hukum yang bersumber dari Al-Quran, Sunnah, Ijma, dan Qiyas. Mengatur segala aspek kehidupan manusia, baik yang berkaitan dengan ibadah, muamalah, akhlak, maupun sosial. Hukum Islam juga memiliki tujuan yang mulia, yaitu untuk menjaga lima hal pokok, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Untuk mencapai tujuan tersebut, hukum Islam didasarkan pada beberapa prinsip-prinsip umum yang harus dipahami oleh setiap muslim. Prinsip-prinsip umum hukum Islam ini adalah:

  • Tauhid

Tauhid adalah prinsip yang mengakui keesaan Allah sebagai pencipta, pemelihara, dan penguasa alam semesta. Juga berarti mengesakan Allah dalam ibadah, taat, dan tunduk kepada-Nya. Tauhid adalah dasar dari semua hukum Islam, karena hukum Islam berasal dari wahyu Allah yang tidak ada tandingannya. Dengan tauhid, seorang muslim akan menjauhi segala bentuk syirik, bid’ah, dan khurafat yang bertentangan dengan ajaran Islam.

  • Adil

Adil adalah prinsip yang menegakkan kebenaran, keadilan, dan kesetaraan di antara semua makhluk. Juga berarti memberikan hak kepada yang berhak, dan menunaikan kewajiban kepada yang berwenang. Adil adalah sifat Allah yang maha adil, dan juga sifat rasul-Nya yang diutus untuk menyampaikan risalah-Nya. Dengan adil, seorang muslim akan berlaku jujur, amanah, dan bertanggung jawab dalam segala urusan.

  • Maslahat

Maslahat adalah prinsip yang mengutamakan kemaslahatan umat, baik di dunia maupun di akhirat. Juga berarti mencegah kemudaratan, menghilangkan kesulitan, dan menarik kemanfaatan. Maslahat adalah tujuan dari semua hukum Islam. Dengan maslahat, seorang muslim akan memilih yang terbaik, menghindari yang terburuk, dan mengambil yang bermanfaat.

  • Syura

Syura adalah prinsip yang menghargai pendapat, musyawarah, dan persetujuan dalam pengambilan keputusan. Juga berarti menghormati perbedaan, toleransi, dan kerjasama dalam menyelesaikan masalah. Syura adalah sunnah Nabi Muhammad SAW yang selalu berunding dengan para sahabat, dan juga hakikat umat Islam yang bersaudara. Dengan syura, seorang muslim akan mendengar, menghargai, dan mengikuti yang lebih baik.

  • Kaffah

Kaffah adalah prinsip yang menyeluruh, menyempurnakan, dan mengintegrasikan semua aspek kehidupan. Berarti mengimbangi, mengharmoniskan, dan menyatukan antara dunia dan akhirat, lahir dan batin, materi dan spiritual, individu dan masyarakat. Kaffah adalah karakteristik Islam yang lengkap, sempurna, dan universal. Dengan kaffah, seorang muslim akan menjalankan semua ibadah, memenuhi semua hak, dan mengembangkan semua potensi.

  • Tawazun

Tawazun adalah prinsip yang seimbang, proporsional, dan moderat dalam segala hal. Juga berarti menghindari ekstrem, berlebihan, dan fanatik dalam segala hal. Tawazun adalah jalan tengah yang diajarkan oleh Islam, yang merupakan agama wasatiyyah. Dengan tawazun, seorang muslim akan berakal, berhati, dan berjiwa dalam segala hal.

Baca juga: Analisis dalam Arsitektur: Langkah-Langkah, Jenis-Jenis

  • Taisir

Taisir adalah prinsip yang mudah, ringan, dan fleksibel dalam menjalankan hukum Islam. Juga berarti memberikan kelonggaran, kemudahan, dan pengecualian dalam situasi tertentu. Taisir adalah rahmat Allah yang maha pengasih, dan juga hikmah Nabi Muhammad SAW yang mempermudah umatnya. Dengan taisir, seorang muslim akan bersabar, bersyukur, dan berikhtiar dalam menghadapi ujian.

Itulah tujuh macam prinsip-prinsip umum hukum Islam yang harus diketahui oleh pemula yang ingin memahami dasar-dasar syariah. Prinsip-prinsip ini dapat dijadikan sebagai pedoman, acuan, dan kriteria dalam memahami, menerapkan, dan mengembangkan hukum Islam. Dengan mengamalkan prinsip-prinsip ini, seorang muslim akan mendapatkan hidayah, rahmat, dan ridha Allah SWT.

 

NEXT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *