Pesona Telaga Sarangan Destinasi Wisata Alam yang Menawan di Magetan

Pesona Telaga Sarangan Destinasi Wisata Alam yang Menawan di Magetan

Pesona Telaga SaranganTelaga Sarangan adalah destinasi wisata alam yang cocok untuk Anda yang ingin menenangkan pikiran dan menyegarkan tubuh. Anda bisa menikmati keindahan dan kesejukan telaga, serta berbagai fasilitas dan aktivitas yang tersedia di sana. Anda juga bisa mengenal lebih dekat budaya dan sejarah Magetan melalui kuliner dan legenda Telaga Sarangan.

Jika Anda mencari tempat wisata alam yang menawarkan keindahan dan kesejukan, Anda bisa mengunjungi Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur. Telaga Sarangan, yang juga dikenal sebagai Telaga Pasir, adalah telaga alami yang terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dan berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini memiliki luas sekitar 30 hektar dan kedalaman 28 meter. Tempat ini berjarak sekitar 16 kilometer arah barat Kota Magetan.

 

Pemandangan

Telaga Sarangan menawarkan pemandangan yang memukau, dengan air yang berwarna biru dan dikelilingi oleh bukit-bukit hijau. Suhu udara di kawasan ini berkisar antara 15 hingga 20 derajat Celsius. sehingga sangat sejuk dan segar. Anda bisa menikmati keindahan Telaga Sarangan dengan berbagai cara, seperti berkeliling mengitari telaga dengan kuda atau becak motor, menyewa perahu atau kapal cepat untuk berlayar di atas telaga, atau bersantai di bawah pohon-pohon rindang yang ada di pinggir telaga.

 

Penginapan

Anda juga bisa menginap di sekitar telaga, karena tersedia banyak pilihan penginapan, mulai dari hotel berbintang, hotel kelas melati, hingga pondok wisata. Anda juga bisa mencicipi berbagai macam kuliner khas Magetan, seperti sate keliling, soto ayam, nasi pecel, hingga es dawet. Jika Anda ingin membeli oleh-oleh, Anda bisa memilih berbagai macam souvenir yang dijual di sekitar telaga, seperti kaos, topi, gantungan kunci, hingga kerajinan tangan.

 

Legenda di Telaga Sarangan

Telaga Sarangan juga memiliki cerita legenda yang menarik untuk diketahui. Menurut cerita rakyat setempat, Telaga Sarangan terbentuk dari sepasang suami istri yang bernama Kyai Pasir dan Nyai Pasir. Mereka tidak dikaruniai anak, sehingga harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Suatu hari, Kyai Pasir menemukan sebuah telur besar di bawah pohon saat membuka lahan baru. Ia membawa pulang telur itu dan memintanya dimasak oleh istrinya. Setelah makan telur itu, mereka merasa gatal-gatal dan berubah menjadi naga. Tubuh mereka membentuk sebuah telaga yang disebut Telaga Pasir atau Telaga Sarangan.

 

Harga tiket masuk

Telaga Sarangan buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Harga tiket masuk ke Telaga Sarangan cukup terjangkau, yaitu Rp 19.000 untuk dewasa dan Rp 14.000 untuk anak-anak. Anda juga harus membayar biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat. Jika Anda ingin mengunjungi Telaga Sarangan, Anda bisa menggunakan transportasi umum atau pribadi. Jika menggunakan transportasi umum, Anda bisa naik kereta api ke Stasiun Solo Balapan, lalu naik bus jurusan Palur, kemudian naik bus jurusan Tawangmangu, dan terakhir naik bus mini menuju Telaga Sarangan. Kalau anda menggunakan transportasi pribadi, Anda bisa mengikuti arah menuju Kabupaten Karanganyar setelah melewati Kota Magetan.

 

Baca juga:  Pesona Bukit Jowin destinasi wisata yang baru di Tulungagung

 

NEXT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *