Ubin Terakota Arsitektural: Apa itu, Bagaimana

Ubin Terakota

Ubin Terakota Arsitektural: Apa itu, Bagaimana Membuatnya, dan Contoh-Contohnya

Ubin terakota adalah salah satu jenis ubin yang terbuat dari tanah liat yang dibakar pada suhu rendah. Memiliki warna merah kecoklatan yang khas dan banyak pori di permukaannya. Sering digunakan untuk lantai, dinding, atau elemen dekoratif pada bangunan. Ubin terakota memiliki tampilan tradisional dan alami yang cocok untuk hunian berkonsep back to nature atau rustic. Ubin terakota juga tahan terhadap jamur dan lumut, sehingga dapat digunakan untuk area dalam maupun luar ruangan.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang ubin terakotaa arsitektural, yaitu ubinn terakotaa yang digunakan untuk keperluan arsitektur, seperti fasad, atap, kolom, atau ornamen. Kita akan mengetahui apa itu ubin terakotaa arsitektural, bagaimana membuatnya, dan contoh-contohnya. Simak ulasan berikut ini!

Apa itu Ubin Terakota Arsitektural?

Ubin terakota arsitektural adalah Yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan arsitektur, seperti ukuran, bentuk, warna, atau tekstur. Biasanya memiliki glasir atau lapisan kilap di permukaannya untuk melindungi ubin dari noda dan air. Glasir juga dapat memberikan variasi warna dan efek visual pada ubin. Ubin terakotaa arsitektural dapat dibuat dengan teknik cetak, tuang, atau pres.

Ubin terakota arsitektural memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Mudah dibentuk dan dipasang sesuai dengan desain arsitektur
  • Memiliki berbagai pilihan warna dan tekstur yang menarik
  • Tahan lama dan tidak mudah rusak oleh cuaca
  • Memiliki nilai estetika dan sejarah yang tinggi
  • Ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami

Namun, ubin terakota arsitektural juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  • Membutuhkan perawatan rutin untuk menjaga kualitas glasir dan ubin
  • Memiliki bobot yang berat sehingga membutuhkan struktur penyangga yang kuat
  • Memiliki harga yang relatif mahal dibandingkan dengan ubin lainnya

Bagaimana Membuat Ubin Terakota Arsitektural?

Berikut ini adalah langkah-langkah umum :

  1. Persiapkan tanah liat yang berkualitas dan bersih dari kotoran. Tanah liat dapat dicampur dengan pasir atau bahan tambahan lainnya untuk meningkatkan kualitas ubin.
  2. Bentuk tanah liat sesuai dengan desain ubin yang diinginkan. Anda dapat menggunakan cetakan, alat pres, atau tangan untuk membentuk tanah liat.
  3. Keringkan tanah liat di bawah sinar matahari atau oven hingga kering sempurna.
  4. Bakar tanah liat dalam tempat pembakaran dengan suhu sekitar 537 derajat celcius selama beberapa jam hingga berubah warna menjadi merah kecoklatan.
  5. Jika ingin memberikan glasir pada ubin, oleskan glasir pada permukaan ubin dengan kuas atau semprotan. Glasir dapat berupa cairan transparan atau berwarna.
  6. Bakar kembali ubin dengan glasir dalam tempat pembakaran dengan suhu lebih tinggi hingga glasir meleleh dan menempel pada ubin.
  7. Bersihkan ubin dari debu atau sisa pembakaran dan simpan di tempat yang kering dan aman.

Contoh-Contoh Ubin Terakota Arsitektural

Berikut ini adalah beberapa contoh :

  • Ubin terakota fasad: Yang digunakan untuk melapisi dinding luar bangunan, biasanya berbentuk persegi panjang atau segi enam. Dapat memberikan kesan hangat, elegan, dan artistik pada bangunan. Contoh bangunan yang menggunakan ubin terakotaa fasad adalah Gedung Woolworth di New York, Gedung Chrysler di New York, dan Gedung HSBC di Hong Kong.
  • Ubin terakota atap: Yang digunakan untuk menutupi atap bangunan, biasanya berbentuk kerucut atau genteng. Dapat memberikan perlindungan dari panas, hujan, dan angin, serta menambah keindahan bangunan. Contoh bangunan yang menggunakan ubin terakota atap adalah Masjid Nasional di Jakarta, Istana Bogor di Jawa Barat, dan Istana Potala di Tibet.
  • Ubin terakota kolom: Yang digunakan untuk membentuk kolom atau tiang penyangga bangunan, biasanya berbentuk silinder atau segi empat. Dapat memberikan kekuatan dan stabilitas pada bangunan, serta menambah nilai estetika. Contoh bangunan yang menggunakan ubin terakota kolom adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah, Candi Prambanan di Yogyakarta, dan Kuil Angkor Wat di Kamboja.
  • Ubin terakota ornamen: Yang digunakan untuk membuat hiasan atau dekorasi pada bangunan, biasanya berbentuk bunga, binatang, manusia, atau geometri. Ornamen dapat memberikan kesan artistik dan unik pada bangunan. Contoh bangunan yang menggunakan ubin terakotaa ornamen adalah Gereja Sagrada Familia di Barcelona, Museum Louvre di Paris, dan Istana Taj Mahal di India.

Baca Juga: Keunikan dan Keindahan Desain Scandinavian Arsitektur: Apa yang Membuatnya Menjadi Salah Satu Gaya Arsitektur Paling Populer di Dunia

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang ubin terakota arsitektural. Jika Anda tertarik untuk menggunakan ubin terakota arsitektural untuk proyek Anda, Anda dapat mencari referensi lebih lanjut di internet atau berkonsultasi dengan arsitek profesional.

NEXT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *